Operasi pengencangan wajah

Operasi Pengencangan Wajah Ini Persiapannya

Face lift atau operasi pengencangan wajah bukan lagi merupakan tren baru dikalangan masyarakat kota besar. Operasi pengencangan wajah biasanya dilakukan terhadap Anda yang berusia di atas 40 tahun dengan harapan dapat mengurangi tanda – tanda penuaan yang mulai muncul.

Baca juga : Rhinoplasty di Jakarta

Namun, perlu diketahui bahwa tidak semua tanda penuaan bisa di samar kan dengan tindakan ini. Tindakan ini sama sekali tidak mengatasi kerusakan kulit akibat paparan sinar matahari. Atau mengurangi garis kerutan halus di sebagian besar wajah, dan kulit gelap yang tidak merata. Beberapa tanda penuaan yang bisa disamarkan dengan tindakan ini diantaranya:

  • Penurunan jaringan pipi.
  • Kekenduran kulit wajah.
  • Lipatan kulit pipi yang jauh ke bagian dagu.
  • Kehilangan bentuk leher karena penimbunan lemak.

Prosedur Operasi Pengencangan Wajah

Anda akan diminta menghentikan penggunaan obat-obat pengencer darah minimal 2 minggu sebelum tindakan pengencangan wajah. Berhenti merokok secara permanen, dan mengontrol tekanan darah. Semua tindakan ini bertujuan mengurangi komplikasi yang muncul pasca tindakan operasi pengencangan wajah.

Tindakan pengencangan wajah dilakukan dibawah metode pembiusan umum dengan durasi operasi selama + 3,5 – 4 jam tergantung luasnya area yang akan dilakukan tindakan face lift.

Untuk Konsultasi Melalui WhatsApp/ Telepon, Simpan Nomor Ini di Hp Anda 0812-9499-3402 Konsultasi Bersama Tim Ahli Kami.

 

Perawatan pasca operasi face lift sampai Anda bisa kembali dalam aktivitas sosial biasanya memakan waktu 2-3 minggu. Pada 2-3 hari pasca operasi posisi kepala disarankan lebih tinggi dari tubuh bila berbaring, tekanan darah diawasi ketat dalam batas normal selama 24 jam pertama.

Bengkak dan lebam pada wajah akan mulai menghilang pada minggu pertama pasca tindakan, sementara Anda disarankan bebas tata rias sampai dengan minggu kedua pasca tindakan. Pada minggu ketiga pasca tindakan wajah akan tampak cukup “normal” untuk bersosialisasi.

Komplikasi tindakan face lift termasuk diantaranya hematoma atau lebam di bawah kulit akibat perdarahan, infeksi, kerusakan saraf, dan terbentuknya jaringan parut. Meskipun jarang terjadi, sebaiknya segala tindakan dan komplikasi tindakan dikonsultasikan dengan dokter bedah plastik. Sehingga segala resiko dan prosedur tindakan dapat Anda pahami dengan jelas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jl. Teuku Cik Ditiro No.41, RT010/005, Menteng, Jakarta 10310

Informasi dan Pendaftaran

Informasi dan Pendaftaran

021-390-9393

marketingbinaestetika@gmail.com

Book Online

Appointment Now