Proses operasi pembesaran payudara

Proses Operasi Pembesaran Payudara, Ini Yang Harus Diketahui

Operasi pembesaran payudara/ breast augmentation adalah proses atau tindakan operasi yang bertujuan membentuk, menambah volume dan ukuran payudara. Tujuannya untuk mencapai bentuk dan ukuran payudara yang seimbang, kencang, dan proposional dengan bentuk tubuh seseorang.

Penambahan volume payudara, dapat dengan pemasangan implant (silikon gel) dan pengisian lemak/ fat transfer. Tujuan proses operasi pembesarkan payudara antara lain adalah :

  • Menambah volume dan ukuran payudara yang relatif kecil atau berkurang setelah kehamilan dan menyusui
  • Memperbaiki ukuran payudara kanan dan kiri yang tidak seimbang
  • Menambah percaya diri dengan bentuk payudara yang lebih kencang, full dan proposional
  • Meningkatkan penampilan dengan bentuk tubuh yang lebih curvy
  • Untuk kondisi payudara yang terlalu kendur dan turun secara berlebih, kombinasi dengan tindakan pengencangan payudara / breast lift dapat dilakukan.

Implant payudara yang digunakan berupa silicone-gel yang tersertifikasi aman untuk digunakan di bidang kesehatan. Ukuran dan model implant disesuaikan dengan mempertimbangkan ukuran awal payudara pasien dan harapan pasien akan ukuran dan bentuk akhir yang diinginkan.

Untuk Konsultasi Melalui WhatsApp/ Telepon, Klik Link Berikut Ini dengan nomor 085647662262 Konsultasi Bersama Tim Ahli Kami.

Tipe Sayatan pada Proses Operasi Pembesaran Payudara

Proses penyayatan dapat dilakukan pada bawah ketiak (underarm), sekitar payudara dan lipatan di bawah payudara. Sayatan akan terlihat jelas paska operasi dan kemudian akan memudar setalah beberapa minggu.

Proses Operasi Pembesaran Payudara Dengan Fat Transfer

Proses operasi pembesaran payudara

Proses operasi pembesaran payudara

Proses pembesaran payudara dengan pengisian lemak tubuh / operasi fat transfer, yang diambil dari bagian tubuh lain. Ukuran payudara dengan fat transfer tidaklah permanen. Sebagian volume lemak yang sudah di suntik ke payudara dapat berkurang karena terserap tubuh. Perlu lebih dari 1 x tindakan untuk mencapai ukuran payudara yang pasien inginkan.

Biaya untuk proses operasi pembesaran payudara tergantung pada ukuran dan besarnya payudara yang Anda inginkan. Atau tergantung banyaknya lemak yang perlu tertransfer pada payudara. Terdapat beberapa persiapan operasi fat transfer antara lain adalah :

  1. Menghentikan konsumsi vitamin tertentu.
  2. Medical check up. Pasien harus dalam kondisi sehat dan dapat di kontrol .
  3. Puasa 6 jam sebelum tindakan

Pasca tindakan operasi fat transfer pasien juga akan mengalami beberapa hal sebagai berikut antara lain adalah ;

  1. Bengkak, lebam, terasa kencang pada payudara
  2. Nyeri, yang pelan-pelan akan mereda
  3. Kurangnya sensitivitas pada bagian payudara dan terasa baal sementara, yang akan membaik perlahan-lahan
  4. Rembesan darah di area operasi, yang pelan-pelan akan berhenti
  5. Penggunaan bra khusus paska operasi payudara
  6. Anjuran melakukan aktivitas ringan semasa penyembuhan, tidak mengangkat barang yang terlalu berat selama selama 4 minggu. Aktivitas dan olahraga yang menggunakan otot payudara, tidak dapat dokter anjurkan setelah 3 bulan paska operasi.

Risiko Yang Dapat Terjadi

Semua tindakan operasi bedah plastik memiliki resiko. Namun dengan prosedur dan penanganan yang benar, dan pengerjaan oleh dokter spesialis yang kompeten, resiko dapat Anda hindarkan.

Operasi pembesaran payudara tidak menghentikan proses penuaan/ aging. Dengan berjalannya waktu, kondisi jaringan dan kulit payudara dapat terus berubah. Hasil operasi dapat berubah seiring proses aging, kehamilan, dan peningkatan dan penurunan berat badan.

Untuk Konsultasi Melalui WhatsApp/ Telepon, Klik Link Berikut Ini dengan nomor 085647662262 Konsultasi Bersama Tim Ahli Kami.

Pertanyaan yang sering kami terima mengenai proses operasi pembesaran payudara / Breast Augmentation, antara lain adalah ;

  1. Bagaimana menentukan ukuran implant yang dokter pasang ?
    Dokter akan mengecek fisik ukuran payudara awal dan ukuran akhir yang Anda inginkan untuk menentukan ukuran implant yang dokter perlukan.
  2. Masih bisa memberikan ASI habis implant payudara?
    Pasien masih tetap bisa memberikan a si setelah pemasangan implant. Hindari menyusui selama 3 hingga 4 minggu pasca operasi sampai payudara membaik.
  3. Bentuk payudara bisa berubah atau tidak apabila saya menyusui ?
    Pada wanita yang menyusui, dapat terjadi perubahan pada jaringan-jaringan payudara yang dapat mengubah bentuk payudara seseorang. Ukuran implan sendiri tidak akan berubah, namun faktor perubahan pada jaringan payudara, elastisitas dan kualitas kulit payudara dapat mempengaruhi bentuk payudara.
  4. Ada foto before — after augmentation payudara yang bisa saya lihat?
    Silahkan menghubungi kami untuk menjadwalkan konsultasi dengan dokter. Dokter akan menunjukkan foto before-after pasien untuk pertimbangan pasien
  5. Ingin membesarkan payudara dengan move lemak tapi saya kurus, bagaimana ya?
    Apabila pasien tidak memiliki jumlah lemak yang mencukupi, dapat mempertimbangkan pembesaran dengan implant.
  6. Apakah saya bisa transfer lemak menggunakan lemak orang lain?
    Transport lemak harus menggunakan lemak dari pasien itu sendiri. Lemak dari pasien lain sangat beresiko komplikasi dan penolakan tubuh .
  7. Model implant tear drop dan round bagusan yang mana?
    Model implan sesuai dengan bentuk awal payudara dan harapan pasien seperti apa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jl. Teuku Cik Ditiro No 41, Menteng, Jakarta 10310

Informasi dan Pendaftaran

Informasi dan Pendaftaran

0812 9499 3402

Email Kami

Email Kami

info@rsbinaestetika.com

Daftar Sekarang

Daftar Sekarang

Registrasi Online